Mutiara atau Ikan?

  • 0
Suatu hari aku membaca sebuah website milik Jamil Azzaini tentang Nasihat untuk yang Jatuh Cinta, dimana beliau menceritakan tentang putrinya yang sedang jatuh cinta. Jamil Azzaini mengetahui keadaan putrinya itu melalui blog pribadinya, dan aku pun penasaran membacanya, judulnya Ketika Dhira Jatuh Cinta.

Dari dua artikel itu kita bisa tahu, bahwa ternyata setan punya cara yang lebih canggih daripada manusia itu sendiri.

Suatu ketika seorang kawan bercerita kepadaku tentang dirinya yang sedang tertarik dengan seseorang. Dan mirip seperti cerita Dhira diatas, bagaimana cara setan mengumpan manusia dengan cara-cara yang halus namun salah langkah kita bisa terjebak (silahkan dibaca dulu Ketika Dhira Jatuh Cinta kalo kurang mudeng). Sepertinya aku atau mungkin kamu juga pernah merasakan hal yang demikian. Hingga akhirnya terlintas dibenakku tentang mutiara dan ikan.

"Jadilah mutiara yang mendapatkannya dengan kesabaran, sebisa mungkin jangan menjadi ikan yang bisa didapat walau hanya diberi umpan"

Kamu tahu mutiara? Tahu bagaimana proses untuk mendapatkannya? Lalu akan jadi apa mutiara tersebut? Yap, mutiara didapat dengan penuh ketelitian, kehati-hatian, dan kesabaran untuk menghasilkan mutiara yang bernilai tinggi. Dan setelah mutiara tersebut terbentuk maka mutiara itu akan menjadi sebuah perhiasan berharga bagi pemiliknya.

Dan kamu tauhu ikan dong pastinya? Tahu bagaimana proses mendapatkan ikan? Lalu akan diapakan ikan tersebut? Mendapatkan ikan tergantung ikan apa yang hendak dipancing, jika ingin memancing ikan besar maka umpannya pun cukup besar, dan jika ingin memancing ikan kecil umpannya tidak perlu terlalu besar, tak jarang pemancing profesional menggunakan umpan palsu untuk memancing ikan. Lalu setelah ikan didapat, nasib apa yang akan menima si ikan? Mungkin akan menjadi ikan hias, atau menjadi ikan goreng, atau akan menjadi makanan ternak, atau hanya akan dilepas kembali, yang jelas tidak se-istimewa mutiara bukan?

Nah, sampe sini udah paham? Mungkin ini hanya analogi bodohku saja. Intinya dalam hidup itu harus penuh hati-hati dan kesabaran. Entah itu mengenai karir, rejeki, jodoh, dan sebagainya.

Apalagi dalam urusan cinta, baik pria maupun wanita yang gampang banget dipancing. Awas, pemancing biasanya lebih profesional daripada ikan yang dipancing. So, tinggal pilih saja mau jadi mutiara atau ikan? :)

Any Question? :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar