Setelah aku bahas ga enaknya menurutku, aku juga bakal cerita enaknya kuliah S1 setelah D3. By the way aku Jurusan Arsitektur di Universitas Swasta ya, jadi mungkin bisa beda-beda cerita sesuai beda jurusan, universitas, dan kepekaan hati kalian. Haha...
Enaknya kuliah S1 setelah D3 antara lain :
#1. Banyak Teman dan Link
Wah, awalnya emang kita ngrasa asing, canggung, malu-malu, dan bahkan minder. Tapi setelah kita kenal satu persatu, berjalan dengan sendirinya kita seharusnya bisa membaur dengan teman baru. Dan itu menambah database teman kita. Ingat, salah satu kunci kesuksesan adalah perbanyak teman atau networking. Dan asal kalian tahu, rata-rata watak mahasiswa di universitas yang aku tau itu mirip, ada yang apatis, ada yang bandel, ada yang rajin, ada yang aktifis, dan sebagainya. So, enjoy aja.
#2. Mudah Menyesuaikan Kuliah
Karena kita sudah berpengalaman menjadi mahasiswa, mulai dari mengharapi dosen, asistensi, revisi, lembur, sampai akhirnya kita wisuda D3 membuat kita lebih mudah menyesuaikan dan menangkap pelajaran yang baru. Karena pada dasarnya kita sudah mempelajari di D3, namun disini lebih dikupas lebih luas. Buat yang udah jago ngadepin deadline, bakal bisa lebih nyantai ngerjain tugasnya. Hehe..
#3. Bisa Proyekan
Ya karena kita udah punya bekal keahlian dan keterampilan, tak jarang kita sering mendapat job dari kenalan atau dosen yang membutuhkan bantuan. Kalo yang mau kerja partime atau freelance juga bisa banget, secara udah punya ijasah D3, bisa buat ngelamar kerja apa aja yang cocok. Tapi gatau bisa buat ngelamar si dia enggak ya.... *eeeaaaa
#4. Saling Sharing
Mereka yang belajar S1 terlebih dahulu memiliki wawasan yang lebih luas dari kita, tapi soal keterampilan atau prakteknya aku rasa D3 masih sedikit lebih unggul. Nah, terkadang disini terjadi saling sharing yang asyik. Dua kombinasi ini saling membutuhkan. Yang satu memperkuat teori, yang satunya memperkuat prakteknya. Keren kan? :D
#5. Bisa Perbaiki Nilai
Kalo yang pas D3 ada nilai 'C' terus mau diperbaiki, Bisa lho. Kan lumayan, bisa nampak IPK dan menghilangkan nilai C di ijasah S1 nanti. Hehe... Kalo yang B mau jadi A juga boleh. Asal liat kemampuan diri juga ya, jangan sampe keteteran.
Ya kurang lebihnya itu dulu aja sih, asal bisa adaptasi sama lingkungan, InsyaAllah ga ada masalah apapun. Apalagi kalo pandai bergaul. Kenalan sama leadernya, ketua himanya, ketua komunitasnya, ikutan event-event, InsyaAllah kita bakal dapet manfaatnya.
"Jadikan tiap tempat adalah sekolah, dan tiap orang adalah guru." - Ki Hajar Dewantara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar