Air dan Batu

  • 0
Ayah : Nak, coba ambil batu pipih itu.
Anak : Untuk apa ayah?
Ayah : Letakkan di bawah tetesan air itu.
Anak : Baik ayah, tapi untuk apa?
Ayah : Sudahlah...

Berhari-hari berlalu,,,

Ayah : Nak, kemarilah.. Coba kau lihat batu yang kemarin.
Anak : Wah bentuknya berubah, seperti cekungan.
Ayah : Ya benar sekali, Nak. Batu itu lapuk karena tetesan air.
Anak : Lalu?
Ayah : Coba sekarang ambil patu pipih yang lain.
Anak : Ini ayah, untuk apalagi?
Ayah : Coba siram batu itu dengan gayung.
Anak : Berapa banyak?
Ayah : Sampai batu itu berubah bentuk cekung seperti batu yang tadi.

Beliter-liter air anak itu menyiram batu dengan gayung,
Namun batu tak kunjung berubah.

Anak : Ayah, aku menyerah. Lelah...
Ayah : Nah, begitulah, Nak. Dalam mencapai sebuah tujuan harus memiliki strategis, usaha yang konsisten meskipun sedikit demi sedikit seperti tetesan air. Jikalau terlalu bernafsu, kau hanya akan dibuah lelah oleh tujuanmu itu. Bersabar, Ikhtiar, Bersyukur, dan Ikhlas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar